Buku cinta

Telah turun buku kasih sayang,
Dari yang maha penyayang,
kepada mereka yang paling perlu kasih sayang.

Harini kita zalimi definisi cinta,
Walau kanan ada mata,
Kiri juga ada mata,
Tapi hati tetap buta,
Sekeliling kita alpa,
Gerila paling hina,
Teman angkat senjata,
Musuh senyum ketawa,
Denyut nadi kian bahaya,
Hidup bagai tiada apa,
Kita hamba pada siapa?
Pada nafsu hawa’?
Atau Tuhan sekalian semesta?

Harini kita silap intrepretasi,
segala nilai sudah mati,
bagai tamadun sudah ekstinsi,
eupherates sudah banjiri,
tigris sudah menangisi,
mesopotamia sudah serah diri,
kita paling punya ciri,
tamadunan sejati.

Harini kita makin egois,
dunia tagih sepakat,
dunia tagih kewahidan umat,

Bukalah buku cinta,
Dalami kembali maksudnya.